Perdagangan Internasional : Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

Perdagangan Internasional : Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

Perdagangan Internasional – Sudah tahukah kamu jika suatu negara tidak akan mampu memenuhi kebutuhan dalam negerinya tanpa melakukan kerja sama dengan negara lain?

Kerja sama yang dilakukan bisa dalam berbagai aspek, terutama ekonomi. Dalam bidang ini saja, suatu negara dapat menekan kontrak di berbagai sektor seperti ekspor-impor dan pariwisata.

Keuntungan yang didapatkan dari  kegiatan tersebut dapat berupa pajak barang yang keluar atau masuk dari suatu negara.

Walaupun pendapatan hasil pajak cukup besar, tetap saja kebutuhan dalam negeri belum dapat terpenuhi secara maksimal, sehingga mengharuskan negara meminjam dana dari luar negeri bahkan tak sedikit menjual aset sendiri.

Berbicara masalah perdagangan internasional, mungkin sudah sering didengar sejak duduk di bangku sekolah hingga perkuliahan, terutama jurusan IPS, seperti: Hubungan Internasional, Ekonomi, dan Hukum.

Pada artikel kali ini, akan dibahas segala sesuatu yang berkaitan dengan perdagangan internasional, dari pengertian, jenis, hingga contohnya.

Pengertian Perdagangan Internasional

Pengertian Perdagangan Internasional

Perdagangan Internasional merupakan suatu aktivitas jual-beli antar dua negara atau lebih. Biasa disebut juga dengan International Trade dan telah ada sejak abad pertengahan.

Lebih jelasnya, perdagangan internasional dapat terjadi apabila suatu negara melakukan transaksi dengan negara lain, bukan hanya negara saja tetapi juga masyarakatnya. Sebagai contoh, masyarakat Indonesia membeli barang dari China melalui platform alibaba.com.

Nah, kegiatan transaksi pembelian yang dilakukan masyarakat Indonesia itu termasuk ke dalam perdagangan internasional, karena ia membeli barang dari luar negeri, tepatnya China.

Selain secara umum, ada juga pengertian perdagangan internasional menurut para ahli. Yang dikatakan para ahli ialah mereka yang telah benar-benar menguasai dan diakui keilmuannya secara akademis di suatu bidang keilmuan tertentu.

1. Huala Adolf, perdagangan internasional merupakan suatu aktivitas tukar-menukar atau jual-beli antar negara yang bertujuan untuk mendapatkan kemanfaatan serta keuntungan dari aktivitas tersebut.

2. Lestari dan Setiawan, mereka mendefinisikan perdagangan internasional sebagai perdagangan antar suatu kelompok dalam negara tertentu dengan negara-negara lainnya sesuai kesepakatan yang disepakati bersama.

3. Basri dan Munandar, menurut mereka perdagangan internasional adalah perdagangan antar negara yang disebabkan oleh suatu negara memiliki sumber daya yang berbeda dengan negara lainnya sehingga dibeli oleh yang membutuhkannya dan dalam jumlah produksi yang besar.

Jika sudah dipahami pengertian dari para ahli, berikut ini menurut Undang-Undang No.7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Dalam UU tersebut, tidak dituliskan sebagai perdagangan internasional, melainkan tertulis perdagangan luar negeri yang diartikan sebagai perdagangan yang mencakup ekspor-impor atas suatu barang atau jasa yang melampaui batas daerah negara.

Tujuan Keberadaannya

tujuan perdagangan internasional

Kerja sama perdagangan internasional ini bertujuan untuk memperjuangkan serta mengamankan kepentingan dalam negeri melalui hubungan dagang dengan negara lain.

Pada intinya, keberadaan kerja sama dalam transaksi internasional berguna untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan suatu negara tertentu.

Apabila itu tujuannya, memang apa dampaknya bagi suatu negara? Berikut ulasannya!

Dampak Perdagangan Internasional

Positif 

Segala aktifitas selalu memiliki efek atau dampak bagi pelakunya, entah bersifat positif maupun negatif.

Dalam kaitannya perdagangan internasional, dampak yang diberikan lebih condong kepada hal positif, seperti:

1. Meningkatkan Ekonomi Dalam Negeri

Perdagangan Internasional ternyata berpengaruh kepada peningkatan ekonomi dalam negeri lho. Dengan adanya komoditas yang masuk dan keluar dari suatu negara memberikan pemasukan bagi negara, terutama biaya pajak.

2. Kemakmuran Masyarakat Meningkat

Peningkatan ekonomi dalam negeri yang disebabkan oleh perdagangan internasional, menjadi salah satu indikator kemakmuran masyarakat.

Dengan adanya jual-beli, maka ada yang disebut dengan produsen dan konsumen. Para produsen akan menerima profit dan kesenangan apabila dapat menjual produknya secara luas baik dalam maupun luar negeri, sedangkan bagi konsumen, mereka akan terpenuhi segala kebutuhan karena ada pihak yang menawarkan barang kepadanya sehingga terjadi transaksi.

3. Membuka Lapangan Kerja

Adanya proses jual-beli dan meningkatkan permintaan luar negeri, menggambarkan meningkatnya perekonomian.

Bila permintaan semakin banyak maka kebutuhan produsen pun meningkat dan orang yang bekerja di bidang industri pun akan bertambah.

Pertambahan inilah yang menjadi lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat dalam negeri.

4. Mempererat Hubungan Antar Negara

Perjanjian yang dibuat antar negara dalam konteks perdagangan internasional akan berdampak ada eratnya hubungan antar keduanya.

Hal ini disebabkan oleh keuntungan yang didapatkan keduanya membantu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan adanya kepentingan-kepentingan lainya.

5. Meningkatkan Kualitas Produksi

Adanya permintaan pasti karena adanya kebutuhan, dan pemenuhan kebutuhan tersebut harus sesuai dengan kualitas yang diinginkan.

Dengan keinginan tersebut, membuat para produsen berusaha untuk meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan agar terus dilirik para konsumen.

Selain itu, tingginya persaingan juga menjadi alasan utama untuk meningkatkan kualitas produksinya.

6. Mendapat Keuntungan

Di atas sudah dijelaskan bahwa tujuannya adalah mendapatkan keuntungan. Lagi pula siapa yang tidak ingin dapat untung?

Nah, bentuk keuntungan ini bukan hanya dari segi materi saja, tetapi lebih dari itu. Suatu negara akan terkenal dengan spesialisnya dalam suatu produk di kalangan internasional, misal: Indonesia terkenal dengan Kopinya dan China terkenal dengan teknologinya.

Negatif

Perdagangan internasional sangat berdampak positif ya? lalu, bagaimana dengan dampak negatifnya? Berikut jawabannya:

1. Produk Dalam Negeri Tersaingi

Dengan adanya produk luar negeri yang masuk ke dalam negeri, akan menekan produsen dalam negeri. Apabila tidak mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri, maka akan hancur dan tertinggal.

2. Ketergantungan Dengan Negara Lain

Apabila telah merasa cocok dengan produk yang ditawarkan dengan negara lain, maka akan terus menerus melakukan transaksi terhadapnya, padahal produksi dalam negeri juga memiliki kualitas yang cukup baik dan tidak terlalu jauh. Tetapi karena sudah bergantung dengan negara lain, akan tetap enggan membeli produk dalam negeri.

3. Persaingan Tidak Sehat

Nah hal yang tidak diinginkan bisa terjadi karena adanya perdagangan internasional, salah satunya persaingan tidak sehat.

Suatu negara dengan mudah membuat regulasi tertentu terkait ekspor-impor barang guna mendapat keuntungan lebih besar tanpa melihat dampak terhadapat masyarakat secara luas.

Jenis dan Contohnya

Jenis Perdagangan Internasional

Berbicara jenis dan contoh perdagangan internasional, sepertinya sudah pada mengetahui hal tersebut. Tetapi, nyatanya jenis dari hal ini cukup banyak, sebagaimana yang disebutkan dibawah ini:

1. Ekspor-Impor

Siapa yang tak tau ekspor dan impor? Suatu aktivitas memasukan dan mengeluarkan barang dari dan ke dalam negeri.

Untuk kegiatan ini sendiri memiliki banyak persyaratan dan yang paling utama adalah lembaga atau perusahaan pengekspor/pengimpor harus berbadan hukum.

Lho, terus bagaimana dengan yang perorangan? Tenang saja banyak perusahaan yang menawarkan jasa undername untuk ekspor-impor, salah satunya Master Importir.

2. Barter

Barter ternyata masih sering dilakukan oleh negara-negara di dunia. Biasanya barter yang dilakukan adalah Direct Barter, Switch Barter, Counter Purchase dan Buy Back Barter. Misalnya: Indonesia mengirim kopi dengan harga US$ 1 miliar, Amerika Serikat mengirimkan mesin dengan harga yang sama.

3. Konsinyasi

Konsinyasi adalah mengirimkan barang ke luar negeri tanpa mengetahui terlebih dahulu, apakah ada pembelinya atau tidak?

Penjualan ini bisa dilakukan melalui marketplace atau e-commerce, Contohnya: Masyarakat dari negara China menjual barangnya di alibaba.com

Dapatkan informasi terkait jasa dan berita impor lainya di www.masterimportir.com. Mari menjadi importir Indonesia bersama kami di Master Importir!

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *